Malam Shalawat di Tanta : Ribuan Suara Satukan Tabalong

TANJUNG, metro7.co.id – Ribuan jamaah memadati Lapangan Sepak Bola Kecamatan Tanta pada gelaran Tanta Bersholawat, Jumat malam (05/12). Acara yang digagas Pemerintah Kecamatan Tanta ini mengusung tema “Gema Bersholawat di Kecamatan Tanta: Menjaga Tradisi, Merajut Persatuan Menuju Tabalong SMaRT.”
Kegiatan menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Noval Arni Al-Anshari, Pimpinan Majelis Taklim Attazkiyah Rantau, Kabupaten Tapin. Suasana semakin khusyuk dengan lantunan sholawat dari kelompok habsyi yang dipimpin Ustadz H. Rahmat Hidayat Syailillah, Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Thalibin, Tanta Hulu.
Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tabalong sekaligus mendukung pelaksanaan visi-misi daerah untuk mewujudkan Tabalong SMaRT (Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan). Hadir dalam kegiatan tersebut para habib, syarifah, tokoh agama, Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, jajaran Setda, Forkopimca Kecamatan Tanta, serta tokoh masyarakat setempat.
Camat Tanta, Rofik Aziddin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kehidupan religius masyarakat.
“Kecamatan Tanta Bersholawat adalah bagian dari pelaksanaan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, yaitu Tabalong SMaRT. Salah satunya bertujuan mewujudkan Kabupaten Tabalong yang religius demi kemaslahatan masyarakat Bumi Sarabakawa,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Tanta Bersholawat menjadi wujud nyata dukungan terhadap visi Tabalong religius.
“Alhamdulillah, mulai Desember tahun ini seluruh petugas kaum di langgar dan mushola diberikan insentif. Rekening listriknya juga digratiskan oleh pemerintah daerah,” katanya.
Ia berharap dukungan tersebut mampu memperkuat syiar Islam di Tabalong.
“Kami ingin setiap waktu salat tiba, semua langgar dan masjid mengumandangkan azan tepat waktu. Dengan menjaga ajaran agama, insyaAllah keberkahan akan selalu hadir di Bumi Kabupaten Tabalong,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa program satu desa satu da’i kini telah berjalan sepenuhnya, berkat kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk memperkuat kehidupan religius di Tabalong.




